Gejala Insomnia dan Solusi Pencegahannya

Setiap orang terkadang pernah mengalami yang namanya susah untuk tidur. Banyak yang mengalami kesulitan tidur di setiap malam yang seharusnya mereka menghabiskan waktu istirahat mereka dengan tidur nyenyak. Namun apa dikata terkadang mata seseorang yang susah tidur memang sulit untuk bisa memejamkan matanya.

Beberapa faktor yang bisa memicu seseorang untuk sulit tidur salah satunya dari fakto Pekerjaan, keluarga dan teknologi ( HP / Komputer). Penyebab lain dari susahnya orang tertidur ialah stres yang berkepanjangan, penyakit, obat-obatan, serta ketidaknyamanan terhadap tempat tidur minimalis atau suasana kamar tidur.

Hal tersebut biasa dikenal secara ilmiah ialah gejala Insomnia. Insomnia sendiri biasa diderita orang pria maupun wanita dewasa. Namun dari perbandingannya lebih banyak terjadi pada wanita dewasa. Sebab psikis wanita yang lebih sensitif terhadap masalah priba menyebabkan pikiran mereka lebih sering terganggu.

Karakteristik insomnia kronis bisa diderita oleh siapa saja dengan beberapa ciri sebagai berikut :

  • Sulit tidur dan mudah terbangun di tengah malam baik karena suara atau memang terbangun dengan sendirinya
  • Jika sudah terbangun maka akan sanga sulit untuk bisa tidur kembali

Akibat dari Gejala-gejala insomnia tersebut dapat mengganggu aktifitas anda salah satunya :

  • Merasa lelah saat siang hari
  • Mudah ​marah atau depresi
  • Konsentrasi atau daya ingat sedikit terganggu

Terapi perilaku untuk insomnia

Banyak yang salah sangka jika insomnia ini bisa diobati menggunakan obat-obatan, padahal jika anda sudah kecanduan dengan obat tidur maka akan berakibat fatal. Oleh karena anda bisa mencoba terapi untuk penyembuhan insomnia yang anda alami.

1. Kebersihan Tempat Tidur

Dengan menjaga kondisi ruang kamar tidur anda bisa menjadikan suasana yang lebih indah dan sejuk bagi diri anda sendiri. Perbaiki ranjang dipan tidur anda agar anda benar-benar nyaman dengan tempat tidur yang anda pakai. Dengan menyiapkan tempat tidur jati yang dikombinasikan dengan bed yang empuk maka kenyamanan saat tidur akan semakin bertambah.

2. Terapi Perilaku Kognitif

3. Membatasi waktu Tidur

Biasakan untuk tidak tidur larut malam, karena semakin anda terbiasa untuk tidur malam maka akan semakin sulit anda mengatur waktu tidur anda.

4. Hapus Mitos Tidur

Jika Anda terbangun beberapa kali di malam hari, walaupun Anda kembali tidur cukup cepat, itu pasti memiliki efek negatif. Jika Anda menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tidur, Anda akan mendapatkan lebih banyak tidur dan merasa lebih baik di hari berikutnya. Kualitas tidur lebih penting daripada kuantitas. Selain mengganggu tidur Anda, juga menghabiskan waktu di tempat tidur dapat meningkatkan depresi.

6. Pelatihan Relaksasi

Ada beberapa program pelatihan relaksasi yang tersedia saat ini. Beberapa melibatkan relaksasi otot progresif.

7. Terapi Cahaya Terang