Pendekatan Holistik Dalam Pembelajaran

Pendekatan Holistik Dalam Pembelajaran – Untuk memperoleh hasil yang maksimal, maka diperlukan usaha yang maksimal pula. Demikian juga halnya dengan proses pembelajaran. Pendekatan holistik memiliki peran yang sangat penting demi terwujudnya hasil pembelajaran yang optimal dari seluruh siswa didik.

Holistik sendiri memiliki pengertian bahwa cara pandang atau pola pikir terhadap sesuatu haruslah secara utuh dan menyeluruh. Dalam setiap hal atau objek pasti terdapat unsur-unsur pendukungnya. Nah, unsur-unsur pendukung inilah yang harus disatukan dulu persepsinya. Agar semua gabungan-gabungan tersebut dipandang dan ditindaklanjuti sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan satu sama yang lainnya.
Pendekatan holistik dalam pembelajaran adalah suatu metode atau proses belajar mengajar yang mengedepankan konsep holistik. Dimana seluruh aspek penyerta dilihat secara keseluruhan.

Contoh Pendekatan Holistik Dalam Belajar

Pendidikan Holistik Untuk Kehidupan Belajar Mengajar
Pendidikan Holistik Untuk Kehidupan Belajar Mengajar

Dalam satu kelas ada puluhan siswa didik yang mengikuti semua mata pelajaran. Setiap siswa didik adalah suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari segala aspek penyertanya. Seorang pengajar haruslah memandang seorang siswa secara keseluruhan dalam menerapkan ilmunya.

Segala aspek penyerta tidak dapat berdiri sendiri. Tingkat kemampuan akademis di kelas haruslah ditopang dengan adanya minat dan bakat yang mungkin saja tidak diajarkan di kelas secara formal. Minat dan bakat siswa mungkin saja ada pada bidang kesenian. Bisa jadi melukis adalah hal utama yang menjadi fokus hidupnya.

Di lain kesempatan, ada siswa didik yang cenderung lebih menyenangi sisi spiritualnya. Tingkat kecerdasan agamanya jauh diatas rata-rata. Minatnya dalam mempelajari ilmu agama lebih besar daripada terhadap ilmu pengetahuan. Hal ini haruslah menjadi satu keseimbangan yang diolah soerang guru agar dapat memaksimalkan potensi siswa.

Maka pendekatan holistik dalam pembelajaran adalah suatu hal yang sangat penting dan perlu dimaksimalkan. Memandang potensi siswa didik tidak hanya fokus pada satu mata ajar. Harus dipahami bersama bahwa proses pembelajaran harulah dilakukan secara sukarela tanpa paksaan. Maka dalam hal ini pendekatan secara holistik adalah pilihan yang tepat agar setiap kemampuan siswa dapat terus terasah sesuai keinginan dan bakatnya agar tercapai generasi penerus yang berkualitas tinggi.